Sunday, April 26, 2015

Misteri Trowongan Rumah Sakit


Sinopsis :

Cerita ini menceritakan Tentang Pembunuhan sadis di masa Kronolia Belanda di sebuah rumah sakit yg Konon adalah Tempat Persembunyian dari Para Penjajah. Semua Orang-orang yang bersembunyi di tempat itu dibunuh secara Sadis Oleh bangsa Belanda. Misteri ini pernah mengejutkan beberapa negara Karena banyak Orang yang Menjadi saksi dan Orang-orang di sekitar sering Mendengar jeritan Minta Tolong dan Tangisan bayi dari Terowongan Ini.
Banyak Masyarakat yang mengakui bahwa Terowongan Itu Masih Ada penunggu dan Masih bannyak Mayat yang belum bisa d.temukan dan Misteri yg belum bisa d.ungkapkan.
Dulu Semua Orang mati dengan Cara yang sadis dan tak ada ampun bagi Mereka.
Kepala Mereka ditebas kemudian tubuh mereka di potong dan disebar dimana-mana, digantung, dipacung bahkan ada yang dimutilasi
Sebagian Orang Mengatakan banyak wanita hamil yang Menderita karena bayi mereka diambil dari kandungan dgn cara merobek perut para ibu hamil dengan sadis kemuadian mengubur anak mereka hidup-hidup.
Bagaimanakah Perjalanan Veebha, Pooja, Shafaq, Paras, Vin, Shaheer, dan Lavanya 

Membongkar Misteri dalam Terowongan Itu ??

Simakk Hanya di Sini

Part 1

Di sebuah Rumah sakit terbesar di Delhi terdapat sebuah Terowongan yang sangat Misterius dan tidak satupun ada Orang yang mengetahui apa isi sebenarnya dari Terowongan itu.
Orang-orang mengatakan itu adalah Terowongan Peninggalan bangsa belanda pada masa penjajahan untuk bersembunyi.
Tapi tidak satupun Orang yg berani masuk. Jalankan masuk Melihat Terowongan itu saja Orang selalu brpaling dan Merasa ketakutan.
Pada hari itu Pooja, Shafaq, Shaheer, Vin, Paras, dan Lavanya sedang Menjenguk Nenek Veebha yg sedang sakit dan kebetulan di rawat di rumah sakit itu.
Dia adalah satu-satu nya Kerabat Veebha sejak Kecil dia diurus Neneknya karena kedua orang Tua nya sudah Meninggal ketika dia masih berumur 3 tahun.
Veebha sangat Menyayangi Neneknya. Siang, Malam dia berjaga Menemani Neneknya
Paras :: Nenek kamu belum sadar juga Veebha ??
Veebha hanya Menggeleng kepala degan Pasrah dan Menoleh ke arah Nenek.a yang Masih terbaring Kritis.
Pooja :: Veebha, kamu nggak apa-apa kan ??
Veebha hanya diam dan Masih Melihat ke arah Nenek nya
Shafaq :: Veebha yang sabar yaa !!! aku yakin Nenek mu baik-baik aja dan kamu harus berdo’a demi ke sembuhan Nenek mu
Vin :: Ayoo Semangatt !!
Lavanya :: Alahhh Udehh tua juga.. Masihh aje direnungin !!!! Veebha Itu Nenek loo tinggal Inailahi.
Veebha Menatap tajam Lavanya
Veebha :: Diem kamu Mau aku Bergol tuhh Mulut 
Pooja :: apa sihh luu resekk amat bukannyaa kasih semangat !!
Lavanya :: Lahh Emang gue salahh ??
Veebha Brdiri menghampiri Lavanya....
TaakkKkkk
Sebuah Kaki Lepas Menghampiri bagian Utama Lavanya
Lavanya :: adohhhh !! " Memegang bagian Utama " Dassar Singa Daratt Luu
Mereka hanya tertawa Melihat kelakuan Lavanya
Lav :: Lahh,,,Lahh kOq gue jdi pngn Pipis....Vin anterin gue yUkk
Vin :: Ogahhh
Lav :: Rass
Paras :: Ogahhh
Trsisa Shaheer 
Lav :: Shah Plisss
Shah :: Iya-iya
Shah dan Lav Pergi ke kamar kecil dan Tiba-tiba terdengar suara tangisan bayi yg berasal dari pintu menembus Terowongan itu !!
Suara-suara Bayi dan Anak-anak kecil yang sedang bermain bagai ada kehidupan di balik Pintu itu.

Shaheer dan Lavanya Mndekati Pintu Itu DAN ???

-Bersambung-

Part 2


Veebha :: Woy kalian Ngpaiin ??
" Aaaaaaa !!!!!! "
Lav brteriakk layaknya suara wanita dan meloncat ke arah Shaheer karena kaget.
Krikkk...Krikk
Krikkk....Krikkk (Suara Jangkrik)
Shah dan Vee hanya bengong melihat kelakuan Lavanya
Lav :: Hehehe
Vee :: hahaha,,,kamu  ngapain disini ??
Lav :: Tau Nihh Shaheer
Shah :: Tadi gue denger suara di sini, Veebha !!!!
Vee :: kamu ngaco banget sih !!!!!
Shah :: kamu mah gitu,,,kamu nggak percaya sama aku
Vee :: Lagian Mana Mungkin ada suara di sana....Lahh tuhh Kamar udeh kosong kagak ada yang pakek
Lav :: Jadi nie kamar ??
Vee :: Kata dokter sihh gitu,,,Hati-hati  lohh tuu kamar keramatt (Ucap Veebha Menakut-nakuti)
Lav :: Kagakk takut gue
Krikkk Krikk
Veebha dan Shaheer menoleh ke arah Lavanya
Lavanya :: Itu kan tadi,, skarang aku udah berani
Veebha :: trserahh kamu dehh,,, buruan balikk
Mereka pergi meninggalkan Terowongan yang dikira adalah sebuah kamar yang kosong tak berpenghuni
Shaheer masih curiga dgn kamar itu dia masih bertanya-tanya dan penasaran isi dari kamar itu
Poo :: Vee kita udah mutusin kalo kita bakal Nginep malam ini di sini nemenin kamu
Vee :: makasih ya teman-teman 
Vin :: Yo'iii
Malam itu Cuaca sdang hujan petir dan gerumuh sesekali Merngagetkan Mreka Rumah sakit yang tua itu trlihat sperti rumah sakit Tua tak brpenghuni d.tambah bangunan yG sudah Mulai retak dan Lantai dipenuhi Lumut. Shaheer tidak bisa tidur karena terbayang degan suara-suara yang dia dengar dari terowongan itu dan dia memutuskan untuk prgi mencari tau isi Terowongan yang dia kira adalah kamar Kosong tak berpenghuni.
Paras :: Kemana kamu Heer ??
Shah :: aku ada urusan sebentar
Paras :: Mau aku temeniin ??
Shah :: nggak biar aku sndiri
Shaheer pergi Mendekati kamar itu..
Makin Dekattt,,,Makinn Dekatt
Sesekali Gemuruh Mengagetkan Shaheer tpi dia hanya Mengelus dada dengan Melangkahkan kakinya Mendekati terowongan itu
Suara Bayi dan Anak" sdang brmain trdengar lagi d.telinga Shaheer
-Bersambung-

Part 3

Shaheer Membuka Pintu yang di kiranya sebuah kamar kosong tak berpenghini itu.
Ketika di buka Shaheer terkejut melihat sebuah lorong panjang dengan tembok yang sudah retak dan lantai yang berlumut. Shaheer Melangkahkan kakinya Terlihat sebuah Kursi roda tua menghentikan Langkah kakinya.
Shaheer Memandang tajam Kursi Roda itu. Tiba-tiba Dia merasa ada sosok yang berdiri di sudut pintu di belakangnya.
Cucuran keringat mulai Membasahi wajah Shaheer. Saat itu suasana sepi dan Cuaca masih Hujan Gemuruh dengan kegelapan yang di terangi sebuah lampu senter yang dibawa Shaheer.
Saat itu kini mulai terasa hingga Bulu tangan dan Kaki Shaheer Mulai Merinding. Shaheer mencoba menolehkan kepalanya melihat sesuatu yang membuatnya merasa takut itu.
Terlihat seorang perempuan berambut panjang, wajah pucat, dengan goresan dan Darah memenuhi wajahnya, dengan pakaian putih dan Darah yang mengotori pakaiannya.
Ketika Shaheer hendak menoleh sehelai rambut yang turun dari atas menghentikan kepalanya.
Perlahan dia menggerakan kepalanya ke atas dengan rasa ragu dan takut.
" Aaaaaaaaaaaaa !!!!! " Shah berteriak kencang ketika Melihat kepala yang tergantung dengan darah yang bercucuran di lantai.
Kepala di temani jantung dan Seisi perut tanpa badan dengan rambut yang teracak dan wajah yang penuh darah, tangnnya yang keriput lecet dengan Luka.
Kepala itu tergantung tepat di wajah Shaheer. Perempuan dengan wajah pucat dan Mulut yang stengah robek deng gigi yang brtaring penuh darah membuat Shaheer makin ketakutan.
" Pergiii....Pergii kalian dari sini… aku tidak bermaksud Mengganggu kalian (Ucp Shaheer sambil menutup wajah)
-Bersambung-

Part 4

"Tuhan Tolonglah aku, Kuatkanlah aku" (Ucap Shaheer sambil Menutup Mata)
Kursi Roda yang tadinya diam kini Mulai bergerakk. Terlihat seorang perempuan Hamil yang tengah duduk Sambil Mengelus-elus perutnya.
Ketika Perempuan itu perlahan Menggerakan kepalanya ke arah Shaheer.
" Aaaaaaaaa !!!!! "
Shaheer Makin berteriakk Kencang. Melihat Wajah perempuan yang tak berkulit wajahnya penuh darah tanpa kulit yang melapisinya, Rambut yang teracak-acak.
Perempuan itu Menatap tajam Shaheer.
Tiba-tiba ia berdiri dan Perlahan Menggerakan tangannya ke Mulutnya lalu Merobek Mulutnya dengan tangannya sendiri hingga bercucuran darahhh yang Makin Menempel di wajahnya yang tak terlihat jelas karna tertutupi darah kental.
" Jangn dekatii aku… Pergii kau !! Tuhanku Lindungilah aku (Teriak Shaheer)
Perempuan itu Menjulurkan tangannya yang tak berkulit penuh darah kental yang di sukai lalat.
Tangnnya mengarah ke Leher Shaheer 
Dan
Tiba-tiba
" Shaheer " (Panggil Seorang wanita dari Luar )
" Tolong aku... Tolong siapapun di sana Tolonglah aku (Teriak Shaheer)
" Shaheer kau di mana ?? (Teriak Pooja)
" Pooja !! Aku di sini Poo...  Tolong aku…  (Teriak Shah)
Pooja Membuka ruangan tempat di mana Terowongan yang di masuki Shaheer.
" Shaheer apa kau di sini ?? (Ucp Poo perlahan Melangkah dalm kegelapan di Terowongan itu)
" Shah... Shaheer kau di mana Shah " Panggil Poo mulai merasa Khawatir dan takut karna keadaan masih hujan gerumuh dengn kegelapan di sekitanya.
Pooja Mulai Mencari Shaheer memasuki bagian Terowongan.
Karena gelapnya Poo Menggunakan hpnya Untuk menerangi sedikit Terowongan itu.
" Ruangn apa ini ?? Knp Gelapp skali ?? " (Heran Pooja)
Dubbraaakkkkk
Sesuatu Mengagetkan Poo
" Astafirullahhhh....Apa itu ?? Shah apa kau di sana ". Ucp Poo Sambil Menggigit jari
Terlihat Shaheer sudah tergeletak tak berdaya dengan doresan Luka di sekujur tubuhnya di lantai yang sangt kotor dan Hampa itu.

-Bersambung-

Part 4

Pooja terkejut melihat Shaheer sudah lemah tak berdaya.
"Shaheer Bangun !! Shaheer Ku Mohon Bangunlah !!" Sedu Pooja Sambil menggoyah goyahkan tubuh Shaheer yang sudah berlumuran darah.
"Pooja" Teriak Veebha dan teman-teman Menghampiri Pooja dan Shaheer
"Ada apa dengan Shaheer Poo?? Apa yg telah terjadi?? Ruangan apa ini sbenarnya??" Ucap Shafaq Degan Mengajukan Beberapa pertanyaan yang belum pasti diketahui Pooja.
" Entalahh.. saat aku sampai, ku lihat Shaheer sudah Lemah dan Tak Berdaya seperti Ini " Sahut Pooja.
Veebha Melihat Sekeliling Terowongan degan sinis dan tatapan tajam. Melihat Ruangan yang aneh dan Penuh Lumut itu Membuat Veebha penasaran.
"Terowongan apa sbenarnya ini" Batin Veebha Mengapa aku begitu tertarik melihat Ruangan ini??.
Veebha berdiri tegap dan Mulai Melangkah Menelusuri Terowongan itu.
"Veebha kamu dimana ??" Tanya Vin.
Veebha hanya diam dan tak merespon apa-apa dia hanya Fokus pada satu titik pada Ruangan-ruangan yang ada pada Terowongan itu.
"Huuhhh Bau Apa ini" Keluh Veebha
Tiba-tiba Mencium aroma tak sedap
Begitu Pula degan Paras, Lavanya, Pooja, Shafaq, dan Vin mencium bau busuk yang sama
"Kelihatannya Baunya berasal dari Ruangan itu" Ucap Veebha.
Veebha dan Teman-teman Mendekati Ruangan itu Perlahan dia membuka Pintu dan Tiba-tiba Veebha Menyucurkan air mata Melihat Seorang Nenek yang tergantung lemas degan rambut yg acak-acakan dan Bacokan di Sekujur tubuhnya di kelilingi Lalat dan Ulat-ulat yang Menempel pada badannya. Kepala Nenek tersebut di letakan di atas Kloset yg tidak tertutup sedangkan Badannya di gantung. Bola Matanya keluar degan Mulut yang robek dipenuhi darahh kasar yang cukup Busukk.
Melihat keadaan Nenek itu, air Mata Veebha jatuh bercucuran.
"Vee apa yang kau Lihat ??" Tanya Paras
Veebha hanya Tersenym kecil Menoleh ke arah Paras.
Kemudian dia Melihat ke arah Ruangan itu tapi apa yang terjadi
Tiba-tiba sajaa Maya itu Menghilang
Dan Membuat Veebha kaget
"Kemna Mayat itu ?? Apa Tadi aku salah Liat?? Ahh tidak Mungkin Jelas" aku Melihatnya !!!" Bingung Vee
Vee Hanya Menghelang nafas Panjang.

-Bersambung-

NB: No coment? No next!!

Friday, February 20, 2015

14 Hari Terakhir

Part 1 :

shafaq "shaheer kamu harus lupain aku" di pangkuan shaheer
shaheer "nggak shaf, aku yakin kamu pasti sembuh" smbil meneteskan air mata
shafaq "jagan menangis, kalau kmu menangis aku juga ikut sdih"
shaheer "aku ngak sdih kok, aku hanya merasa perih, karena mata ku kemasukan debu" (Shaheer agak berbohong)
shafaq "hm hoam.. shaheer aku mau tidur sebentar tapi kamu mau kan nyanyi'in lagu sempurna ???"
shaheer "iya shafaq ku sayang"

shaheer pun menyanyikan lagu kenangan antara shaheer dan shafaq, namun saat shaheer mau menyanyi bagian reff ia pun menangis karna wanita yg sangat ia cntai telah tiada,

#di_kamar,

shaheer "kau tau sobat hari itu adalah hari ulang tahun shafaq, ia pergi meninggalkan aku degan senyuman"
saurabh "udahlah heer mungkn 2h adlh cobaan buat kmu"
shaheer "tpi rabh kenapa ??? kenapa shafaq yg harus pergi ???, shafaq adalah penyemangat hidup ku, ia yang selalu mensupport aku"
saurabh "udahlah kini adik ku telah pergi degan tenang, so kmu harus melanjutkan hidup mu lag"
shaheer "baiklah"

keesokan harix d kampus shaheer mendapat kabr kalau akan ada mahasiswi bru d kampusx

-Bersambung-

Part 2

#di_kantin_kampus

rohit "hy guys ayo kita ke depan"
vin "emanknya ada apa di depan"
rohit "karena, di depan ada mahasiswi bru dan ktanya ia itu cewek yang sangat cantik"
vin "oh..." kmbli makan baksonya
lavanya "tumben kau tidak tertarik biasanya kau paling cepet tanggapnya"
vin "aku lagi males ajha soalnya aku mau fokus dulu biar cepet lulus dari kampus nie"
saurav "kenapa ?"
vin "kampus ini menyimpan banyak kenangan persahabtan antara aku, lavanya dan shafaq" mulai murung
lavanya pun ikt murung,
rohit "hy hy kalian ini udah besar masih ajha nangis, udah lah guys hidup itu untuk dinikmati jgan hannya karna masa lalu kalian jadi takut untk melangkah kedepan, so tetep semangat jagan sampai kita salah jalan, dan kita jga harus bisa memilih teman yang baik buat kita"
saurav "benar kata rohit kalian berdua jagan sedih dulu kita masih bisa bersma dan masalah shafaq dia akan selalu di hati kita walau ia telah tiada"
vin "kalian benar, kta harus tetap melangkah jangan sampai kita terhalang oleh masa lalu"

#di_dpan_kampus,

ada dua orang cewek cantik yg turun dri mobil, namun yang salah satunya entah kenapa tiba-tiba ia terjatuh hingga semua orang yang awalnya kagum akhrnya menertawakan cwek yang jatuh itu, lalu datanglah shaheer bersama saurabh yang kebetulan baru datang pun melihat apa yang terjadi,  shaheer yang melihat ada yang terjatuh, ia pun segera menolngnya

-Bersambung-


Part 3

wanita yang jatuh tadi terus memandang shaheer tanpa berkedip,

shaheer "kau tak apa ?"

pooja hannya terdiam karena terpesona akan ketampanan shaheer,

shaheer "hy.. (sambil melambaikan tangan ke wajah pooja) nona jawablah apa kmu baik-baik saja"
pooja "aku baik-baik saja kok, terima kasih ya !!!!! tapi "
shaheer "tapi knapa?"
pooja "tapi… kenapa kau injak tangan ku, sakit tau !!!!"
shaheer "ah maaf banget aku nggak sengaja"
pooja "udah pergi sana aku nggak butuh bantuan kamu"
shaheer "tapi apa kamu yakin kalau kamu nggak apa-apa ?"
pooja "udah pergi sana aku nggak butuh bntuan dri kamu" pooja pun mulai berdiri tapi karrna kakinya keseleo ia pun tidak bisa berdri lagi
vebha "pooja kamu nggak apa-apa kan ???"
pooja "sepertinya kaki ku terkilir vee, apa kamu mau membantuku bangun ???"
vebha "baiklah"

namun saat vebha mencba membntu pooja, ia tak bisa membantunya. Akhirnya shaheer pun menggendong pooja tanpa minta persetujuan darinya,

pooja "hy lpaskan, kau ini gila ya maen gendong-gendong aku aja dasar tidak sopan" sambil meronta-ronta
shaheer tidak menghiraukan ocehan pooja, ia hanya terus menggendong pooja dan membwanya ke UKS

shaheer pun mengobti luka pooja namun saat ia melihat sesuatu di kaki pooja ia pun teringat sesuatu

-Bersambung-




Part 4

shaheer "dari mana kau dapatkan gelang ini" sambil menunjukkan gelang kaki yang ada di kaki pooja
pooja "gelang itu adalah gelang persahabatan antara aku, vebha dan shafaq. Memangnya kenapa?"
shaheer "aku cuma teringat oleh almarhum pacar aku"
pooja "oh maaf, aku nggak bermaksud !!! "
mereka pun berbincang-bincang hingga mereka berdua semakin akrab,

#Di_kantin

vebha yang lagi asyik mendngarkan musik sambil brmain Hanphone nya pun agak marah karna cwok yang tidak ia kenal telah menumpahkan minumannya ke baju vebha,
paras "Maaf !!!! aku tidak sengaja"
vebha "Maaf ??? kamu itu punya mata nggak sih, lihat nih baju ku jadi kotor tau !!!"
paras "ah maaf banget aku nggak sengaja, sini aku bersihin" sambil mengeluarkan sapu tangannya dan mengelap baju vebha yang kotor
vebha "sini nggak usah biar aku bersihin sndri" sambil membalikkan badan dan mulai pergi meninggalkan paras namun saat melangkah tiba-tiba ia terpeleset dan paras langsng menangkapnya
paras pun menatap wajah vebha yg sangat cntik tanpa brkedip,
vebha "hy hellow !!! jgan pegang-pegang deh cari kesempatan aja" sambil mencoba berdri dan meninggalkan paras
paras "huh udah di tolngn bukannya bilang trima kasih malah marah-marah kayak mak lampir"
vebha yang mendengar kata-kata paras pun kembli dan menamparnya,
paras "hy kamu itu apa-apaan sih ???? kenapa kamu tampar aku ???"
vebha "kalau punya mulut itu di jaga dasar cowok gerandong !!!"
paras "apha kamu bilang ??? hiii !!!" geram melihat vebha namun vebha langsng pergi meninggalkan paras

#Di_rumah_shafaq

saurabh "ma katanya shasha mau kesini ya ???"
mama "iya, oh ya nanti biar dia tidur di kamarnya shafaq aja karena degan begitu mama bisa merasakan shafaq masih ada di sini"
saurabh "iya ma"

#Ke_esokan_harix


banyak para cwok terpana akan kecntikan wanita yg bru turun dri mobil

-Bersambung-

Part 5

Semua mata tertuju kepada seorang wanita yang baru turun dari mobil berwarna putih, kenapa tidak ?? karna wanita itu turun bersama saurabh si anak pemilik kampus itu, namun semuanya agak heran melihat wanita itu karena wajahnya tidak asing,

vin "kak saurabh, apa aku sedang bermimpi?"
saurabh "tidak vin"
vin langsng memeluk shasha, namun shasha menolaknya,
vin "sha kamu kok gitu kita kan sering kalau ketemu langsung berpelukan tapi kenapa kamu menghindari ku?"
saurabh "vin sbnarnya dia ini adalah saudaranya shafaq, mangkanya ada kemiripan sedikit. So, kamu jangan macam-macam, ok !!!"
vin "ok deh"

mereka pun masuk ke kelas,

shaheer "hy nazea, apakah kau pindah ke kuliahan ini juga ???" sapa shaheer kepada nazea, shaheer tidak terkejut degan kedatngan nazea karena mereka sering bertemu saat shafaq masih hidup,

nazea "ya kak, aku kuliah disini di sini, mohon bntuanya ya kak"
shaheer "iya"

namun tanpa di sangka ternyata hari itu ada dua murid pindahan, yang pertama nazea dan yang satunya pindahan dari london

-Bersambung-

Part 6

#Di_danau

shaheer "hm lama banget aku nggak kesni, udaranya juga masih segar" berjalan di pinggir danau namun tanpa sadar ia menabrak seorang wanita cantik yang tak lain adalah pooja
pooja "hy hati2 donk" sambil memegang dahix
shaheer "Maaf !!! eh pooja kmu kok ada dsni?"
pooja "kakak sendri ngapain ada disni?"
shaheer "aku lagi jalan-jalan aja ke sini, oh ya kamu udah makan belum?"
pooja "belum kak"
shaheer "kalau gitu kamu mau kan makan siang dengan aku"
pooja "nggak deh kak maksih" pooja pun pergi melewati shaheer namun tiba-tiba ia terpeleset dan untngnya ia langsung di tangkap shaheer, degan mata terpana shaheer melihat wajah pooja yang sangat cntik,
pooja "kak shaheer, hallow !!!" dengan tangan dilambaikan  di muka shaheer yang melamun
shaheer "ah maaf, aku nggak bermaksud berbuat aneh-aneh pada mu, aku cuma ingin menolng mu" sambil membantu pooja bangun
pooja "ah ya kak gpp kok" mereka berdua pun jadi salting sendiri
shaheer "pooja aku laper nie, kamu mau ya temenin aku makan siang" smbil memohn kepda pooja
pooja yg awalnya tak mau pun jad ikut menemani shaheer makan siang,

#Di_cafe_cinta

pooja "ini kafe cinta, tpi kok tempatnya aneh banget kak"
shaheer "ya nie namanya kafe cinta dan tempat yang paling nyaman buat ngobrol selain itu tempat ini juga bergaya eropa dan hutan"
pooja "wow klo di lihat-lihat tempat ini keren juga kak, oh ya kak kita duduk dimana kyaknya udah penuh degan pengunjung"
shaheer "jangan salah kalau disni aku punya tempat faforit ayo masuk" pooja pun mengikuti shaheer masuk,
karan "halo brother shaheer, apa kabar"
shaheer "halo juga brother karan, q baik kok oh ya q pesen tempat biasa ya"
karan "beres, lagian tempat itu sengaja selalu aku kosongkan bila toko ku rame, kamu bisa pake tempat itu, oh ya mana shafaq dan cewek itu siapa?" sambil menunjuk pooja
shaheer "shafaq udah ninggalin kita semua sobat, mangkanya aku kesni ingin mengenangnya biar ia tau betapa aku mencntainya, dan ini kenalin dia ini pooja temen kampus aku, pooja ini karan ia adalah sobat ku dan ia juga yang udah jadi penghubung antara aku dan shafaq"
karan "hy pooja salam kenal ya"
pooja "salm kenal juga"

shaheer pun pergi ke atas, tempat yang ia dan shafaq sering kunjungi,

-Bersambung-

NB: No coment? No next!!

Misteri Rumah Tua



Part 1

Malam itu hujan sangat deras. Paras, Vebbha, Pooja, Shaheer, Vin, Shafaq, dan Lavanya Berteduh di sebuah gubuk kecil tua.

Veebha : “Aduhhh”
Pooja : “Kenapa kamu vee?”
Veebha : “Anterin aku yuk (sambal menarik tangan veebha)”
Pooja : “Eh!, Mau kemana ??”
Veebha : “Aku mau buang air di sini, jangan ngintip ya!”
Pooja : Ih!, ya gk mungkin lah aku mengintipmu, masak jeruk makan jeruk.
Veebha : “Hahahah.. iya poo”


Veebha pun segera berlari ke tengah hutan untuk buang air, setelah buang air dia melihat sebuah rumah tua yang besar dan menyeramkan.


Veebha : “Itu rumah atau kuburan ? kok sepi amat. Mungkin tidak pernah dibersihkan oleh pemiliknya.”

Tiba-tiba timbul rasa penasaran dalam dari hati Veebha. Dia mencoba untuk Mendekati rumah tua ituu. Semakin dekat, semakin dekat tiba-tiba “Duarrrrrrrrrrr !!” Bunyi petir mengagetkan Veebha.



Veebha : “Astafirullah!, sabar Vebbha.. kamu pasti bisa..”

Vebbha terus menelusuri hutann tersebut. Langkah demi langkah. Dia melihat burung terbang dari rumah tua ituu. Hal itu membuat veebha semakin penasaran.


**Disisi Lain**


Pooja : Aduh!, dimana sih veebha?, kok lama sekali aku kan jadi merinding. Mana ini hutan lagi.”


Pooja pun sgera Menyusul Vebbha ke tengah hutan dengn cara memberanikan dirinya. Dengan rasa sedikit takut Pooja ke tengah hutan dengan perlahan.

Pooja : “Vebbha!, dimana kamu? Jangan-jangan”

Pooja pun sgera brlari Menghampiri Tmn"Nya,,

Pooja : “Guys! (sambal berteriak dari jauh)”
Shafaq : “Apa yang terjadi poo? Dan dimana Veebha berada?”
Pooja : “Guys!, Veebha hilang.”
Paras : “Apa? Hilang?”
Lavanya : “Kamu jangan  bercanda deh poo!, ini hutan.”
Pooja : “Aku serius, Veebha benar benar hilang (Sahut Pooja dengan terengah-engah”
Vin : “Baiklah, begini saja Bagaimana kalau kita mencari veebha, siapa tau dia tersesat.”
Shaheer : “Aku setuju, kamu tidak apa-apa kan poo ?”
Pooja : “Tidak apa apa shah”

Mereka segera Menyusul Vee ke hutan dan apa yang akan terjadi ?,
ikuti trus ceritanya!,


-Bersambung-

NB: No coment? No next!!

Wednesday, January 28, 2015

Cinta datang di Sekolah baru




Perkenalan :

Shaheer : Lelaki yang tampan, selalu diperhatikan orang tuanya, anak orang kaya, baik hati, mudah bergaul, sedikit polos, dan kalem.
Veebha : Cewek kalem, anak orang miskin, Mandiri, baik, Pinter, dan cantik.

Pooja : Cewek jutek, Cantik, anak orang kaya, dan tidak diperhatikan orang tuanya

Part 1 :
Hari senin itu tiba, Shaheer yang baru pindah dari india menuju indonesia itu menuju sekolah barunya yang ada di sidoarjo, sekolah baru shaheer bernama SMK Indraprasta. Disekolah barunya Shaheer memiliki teman baru yang bernama Veebha. Vebha merupakan teman yang sangat ramah dan baik kepada Shaheer. Dan suatu guru memberi tugas kepada Shaheer, tetapi shaheer sedikit bingung bagaimana caranya mengerjakan soal tersebut, llu datanglah vebha yang akan menolong shaheer. Lama demi lama Vebha suka dengan Shaheer, namun Shaheer tidak menyadarinya.Sampai pada suatu hari ada seseorang wanita yang mendekati Shaheer lalu menyatakan persaanya kepada Shaheer, nama wanita yang  mendekati Shaheer adalah Pooja. Setelah wanita tersebut menyatakan cintanya ke Shaheer, lalu Shaheer berkata dengan lembut kepada Pooja " Maaf Pooja, aku aja baru kenal kamu masak kamu udah nembak aku, lagi pula kau kan seorang wanita". Lalu Pooja menjawab " ya memang sih Shaheer kita baru kenal tapi pada waktu aku melihat kamu pertama kali aku langsung suka padamu Shaheer". Lalu Shaheer menjawab kepada Pooja " Iya Pooja, tetapi aku sudah mmencintai Veebha karena kelembutan hatinya". Pooja menjawab dengan wajah datar " Baiklah Shaheer aku tidak akan mendekati kamu lagi -_- ". lalu Veebha tiba tiba lewat disebelah Shaheer, dan mengatakan " Ada apa Shaheer ?, sepertinya wajahmu tampak murung ? ". Lalu Shaheer menjawab " Tidak apa apa Vebha, mari kita kembali ke kelas ! ". lalu Vebha menjawab " Ayo, Oh ya kamu sudah belum pr matematikamu yang diberi oleh pak Anop ". Lalu shaheer menjawab " ohh.....pr yang itu sih aku belum, solnya prnya sangat susah ". lalu Vebha menjawab " Ohh... ya sudah ayo aku ajarkan, aku sudah faham cara mengerjakanya ". Lalu Vebha dan Shaheer sampai kelas dan mengerjakan matematika berduaan layaknya seorang kekasih yang saling bantu membatu. Tiba tiba Pooja masuk ke kelas dan melihat apa yang dilakukan oleh Shaheer da Vebha, lalu Pooja merasa curiga dan memfitnah mereka sedang berpacaran di dalam kelas. Pooja berkata dengan keras di depan kelas " Lihat mereka berdua berpacaran dikelas dengan tidak ada rasa bersalah".
Semua anak langsung ikut berburuk sangka kepada Shaheer dan Veebha. Lalu guru matematika pun masuk dan berkata " Selamat pagi anak anak ". lalu anak anak menjawab " Selamat pagi pak Anop ! ". Lalu pak Anop berkata lagi " Anak anak apakah yang bapak berikan kepada kalian ada yang ditanyakan ? ". setelah pak anop bertanya seperti itu, lalu anak anak terdiam semua, seperti menandakan soal yang diberi pak anop sangat mudah sekali. Lalu pak anop berkata lagi " Kalian hari ini boleh curhat atau bertanya apa saja kepada bapak, barangkali bapak bisa membantu kalian dan kalian boleh mengatakan apa yang sedang kalian risaukan ! ". setelah mendengar perkataan pak Anop, Pooja pun memiliki kesempatan untuk mengatakan apa yang dilakukan shaheer dan vebha tadi. Lalu pooja pun berkata pada pak Anop " pak, tadi ada kejadian tidak enak dikelas kita , shaheer dan veebha tadi berduaan di kelas pada waktu pak anop belum masuk ke kelas ". setelah mendengar percakapan pooja pk Anop membawa shaheer, Vebha, dan pooja ke ruang guru. 
-Bersambung-


Part 2 :

Setelah sampai di ruang BK ke tiga anak itu menghadapi gru Bk yang bernama pak Arpit. Pak Arpit merupakan salah satu guru BK yang sedikit jahat jika murid tersebut melanggar peraturan sekolah dan melakukan kenakalan remaja.... Pak Arpit berkata kepada pooja " apa kejadian yang terjadi di kelasmu tadi pooja ". Lalu Pooja pun menjelaskan " Pak tadi waktu mau bel masuk, Vebha dan Shaheer berdua duaan di kelas dan menurut saya itu melanggar norma agama karena lelaki dan wanita tidak boleh berdua duaan ". setelah itu pak Arpit bertanya ke Vebha dan Shaheer "Apakah yang dikatakan Pooja tadi benar". Setelah itu Shaheer menjawab dengan santai " yang diomongkan pooja itu tidak benar pak, kami berdua tdi hanya belajar matematika berdua saja, dan veebha mengajari saya karena saya belum faham". lalu pooja dengan tidk sopanya mengelak dengan keras " Dasar omong kosong kamu shaheer.. gak usah bohong deh loh. anak satu kelas yang telah menjadi saksi atas kelakuan loh sama veebha tadi". lalu pak arpit marah kepada pooja  dan menngatakan seperti ini " Pooja jaga mulutmu km tidak sopan berkata tanpa izin bapak. seharusnya kamu menghargai shaheer bebicara terlebih dahulu". lalu pooja pun terdiam. Lalu pak arpit memutuskan dia memaafkann shaheer dan veebha karena tidak ada  bukti bahwa mereka bersalah... lalu bel pulang berbunyi dan para siwa dan siswi pulang kerumah masing masing.
-Bersambung-



NB: No coment? No next!!