Part 1
Malam
itu hujan sangat deras. Paras,
Vebbha, Pooja, Shaheer, Vin, Shafaq, dan Lavanya Berteduh di sebuah gubuk kecil
tua.
Pooja : “Kenapa kamu vee?”
Veebha : “Anterin aku yuk (sambal menarik tangan veebha)”
Pooja : “Eh!, Mau kemana ??”
Veebha : “Aku mau buang air di sini, jangan ngintip ya!”
Pooja : Ih!, ya gk mungkin lah aku mengintipmu, masak jeruk makan jeruk.
Veebha : “Hahahah.. iya poo”
Veebha
pun segera berlari ke tengah hutan untuk buang air, setelah buang air dia melihat
sebuah rumah tua yang besar dan menyeramkan.
Veebha : “Itu rumah atau kuburan ? kok sepi amat. Mungkin tidak pernah dibersihkan oleh pemiliknya.”
Tiba-tiba
timbul rasa penasaran dalam dari hati Veebha. Dia mencoba untuk Mendekati rumah
tua ituu. Semakin dekat,
semakin dekat tiba-tiba “Duarrrrrrrrrrr !!” Bunyi petir mengagetkan Veebha.
Veebha : “Astafirullah!, sabar Vebbha.. kamu pasti bisa..”
Vebbha
terus menelusuri hutann tersebut. Langkah demi langkah. Dia melihat burung
terbang dari rumah tua ituu. Hal itu membuat veebha semakin penasaran.
**Disisi Lain**
Pooja : Aduh!, dimana sih veebha?, kok lama sekali aku kan jadi merinding. Mana ini hutan lagi.”
Pooja
pun sgera Menyusul Vebbha ke tengah hutan dengn cara memberanikan dirinya. Dengan
rasa sedikit takut Pooja ke tengah hutan dengan perlahan.
Pooja : “Vebbha!, dimana kamu? Jangan-jangan”
Pooja pun sgera brlari Menghampiri Tmn"Nya,,
Pooja : “Guys! (sambal berteriak dari jauh)”
Shafaq : “Apa yang terjadi poo? Dan dimana Veebha berada?”
Pooja : “Guys!, Veebha hilang.”
Paras : “Apa? Hilang?”
Lavanya : “Kamu jangan bercanda deh poo!, ini hutan.”
Pooja : “Aku serius, Veebha benar benar hilang (Sahut Pooja dengan terengah-engah”
Vin : “Baiklah, begini saja Bagaimana kalau kita mencari veebha, siapa tau dia tersesat.”
Shaheer : “Aku setuju, kamu tidak apa-apa kan poo ?”
Pooja : “Tidak apa apa shah”
Mereka segera Menyusul Vee ke hutan dan apa yang akan terjadi ?,
ikuti trus ceritanya!,
-Bersambung-
NB: No coment? No next!!
No comments:
Post a Comment