Wednesday, January 28, 2015

Cinta datang di Sekolah baru




Perkenalan :

Shaheer : Lelaki yang tampan, selalu diperhatikan orang tuanya, anak orang kaya, baik hati, mudah bergaul, sedikit polos, dan kalem.
Veebha : Cewek kalem, anak orang miskin, Mandiri, baik, Pinter, dan cantik.

Pooja : Cewek jutek, Cantik, anak orang kaya, dan tidak diperhatikan orang tuanya

Part 1 :
Hari senin itu tiba, Shaheer yang baru pindah dari india menuju indonesia itu menuju sekolah barunya yang ada di sidoarjo, sekolah baru shaheer bernama SMK Indraprasta. Disekolah barunya Shaheer memiliki teman baru yang bernama Veebha. Vebha merupakan teman yang sangat ramah dan baik kepada Shaheer. Dan suatu guru memberi tugas kepada Shaheer, tetapi shaheer sedikit bingung bagaimana caranya mengerjakan soal tersebut, llu datanglah vebha yang akan menolong shaheer. Lama demi lama Vebha suka dengan Shaheer, namun Shaheer tidak menyadarinya.Sampai pada suatu hari ada seseorang wanita yang mendekati Shaheer lalu menyatakan persaanya kepada Shaheer, nama wanita yang  mendekati Shaheer adalah Pooja. Setelah wanita tersebut menyatakan cintanya ke Shaheer, lalu Shaheer berkata dengan lembut kepada Pooja " Maaf Pooja, aku aja baru kenal kamu masak kamu udah nembak aku, lagi pula kau kan seorang wanita". Lalu Pooja menjawab " ya memang sih Shaheer kita baru kenal tapi pada waktu aku melihat kamu pertama kali aku langsung suka padamu Shaheer". Lalu Shaheer menjawab kepada Pooja " Iya Pooja, tetapi aku sudah mmencintai Veebha karena kelembutan hatinya". Pooja menjawab dengan wajah datar " Baiklah Shaheer aku tidak akan mendekati kamu lagi -_- ". lalu Veebha tiba tiba lewat disebelah Shaheer, dan mengatakan " Ada apa Shaheer ?, sepertinya wajahmu tampak murung ? ". Lalu Shaheer menjawab " Tidak apa apa Vebha, mari kita kembali ke kelas ! ". lalu Vebha menjawab " Ayo, Oh ya kamu sudah belum pr matematikamu yang diberi oleh pak Anop ". Lalu shaheer menjawab " ohh.....pr yang itu sih aku belum, solnya prnya sangat susah ". lalu Vebha menjawab " Ohh... ya sudah ayo aku ajarkan, aku sudah faham cara mengerjakanya ". Lalu Vebha dan Shaheer sampai kelas dan mengerjakan matematika berduaan layaknya seorang kekasih yang saling bantu membatu. Tiba tiba Pooja masuk ke kelas dan melihat apa yang dilakukan oleh Shaheer da Vebha, lalu Pooja merasa curiga dan memfitnah mereka sedang berpacaran di dalam kelas. Pooja berkata dengan keras di depan kelas " Lihat mereka berdua berpacaran dikelas dengan tidak ada rasa bersalah".
Semua anak langsung ikut berburuk sangka kepada Shaheer dan Veebha. Lalu guru matematika pun masuk dan berkata " Selamat pagi anak anak ". lalu anak anak menjawab " Selamat pagi pak Anop ! ". Lalu pak Anop berkata lagi " Anak anak apakah yang bapak berikan kepada kalian ada yang ditanyakan ? ". setelah pak anop bertanya seperti itu, lalu anak anak terdiam semua, seperti menandakan soal yang diberi pak anop sangat mudah sekali. Lalu pak anop berkata lagi " Kalian hari ini boleh curhat atau bertanya apa saja kepada bapak, barangkali bapak bisa membantu kalian dan kalian boleh mengatakan apa yang sedang kalian risaukan ! ". setelah mendengar perkataan pak Anop, Pooja pun memiliki kesempatan untuk mengatakan apa yang dilakukan shaheer dan vebha tadi. Lalu pooja pun berkata pada pak Anop " pak, tadi ada kejadian tidak enak dikelas kita , shaheer dan veebha tadi berduaan di kelas pada waktu pak anop belum masuk ke kelas ". setelah mendengar percakapan pooja pk Anop membawa shaheer, Vebha, dan pooja ke ruang guru. 
-Bersambung-


Part 2 :

Setelah sampai di ruang BK ke tiga anak itu menghadapi gru Bk yang bernama pak Arpit. Pak Arpit merupakan salah satu guru BK yang sedikit jahat jika murid tersebut melanggar peraturan sekolah dan melakukan kenakalan remaja.... Pak Arpit berkata kepada pooja " apa kejadian yang terjadi di kelasmu tadi pooja ". Lalu Pooja pun menjelaskan " Pak tadi waktu mau bel masuk, Vebha dan Shaheer berdua duaan di kelas dan menurut saya itu melanggar norma agama karena lelaki dan wanita tidak boleh berdua duaan ". setelah itu pak Arpit bertanya ke Vebha dan Shaheer "Apakah yang dikatakan Pooja tadi benar". Setelah itu Shaheer menjawab dengan santai " yang diomongkan pooja itu tidak benar pak, kami berdua tdi hanya belajar matematika berdua saja, dan veebha mengajari saya karena saya belum faham". lalu pooja dengan tidk sopanya mengelak dengan keras " Dasar omong kosong kamu shaheer.. gak usah bohong deh loh. anak satu kelas yang telah menjadi saksi atas kelakuan loh sama veebha tadi". lalu pak arpit marah kepada pooja  dan menngatakan seperti ini " Pooja jaga mulutmu km tidak sopan berkata tanpa izin bapak. seharusnya kamu menghargai shaheer bebicara terlebih dahulu". lalu pooja pun terdiam. Lalu pak arpit memutuskan dia memaafkann shaheer dan veebha karena tidak ada  bukti bahwa mereka bersalah... lalu bel pulang berbunyi dan para siwa dan siswi pulang kerumah masing masing.
-Bersambung-



NB: No coment? No next!!

No comments:

Post a Comment