Sunday, April 26, 2015

Misteri Trowongan Rumah Sakit


Sinopsis :

Cerita ini menceritakan Tentang Pembunuhan sadis di masa Kronolia Belanda di sebuah rumah sakit yg Konon adalah Tempat Persembunyian dari Para Penjajah. Semua Orang-orang yang bersembunyi di tempat itu dibunuh secara Sadis Oleh bangsa Belanda. Misteri ini pernah mengejutkan beberapa negara Karena banyak Orang yang Menjadi saksi dan Orang-orang di sekitar sering Mendengar jeritan Minta Tolong dan Tangisan bayi dari Terowongan Ini.
Banyak Masyarakat yang mengakui bahwa Terowongan Itu Masih Ada penunggu dan Masih bannyak Mayat yang belum bisa d.temukan dan Misteri yg belum bisa d.ungkapkan.
Dulu Semua Orang mati dengan Cara yang sadis dan tak ada ampun bagi Mereka.
Kepala Mereka ditebas kemudian tubuh mereka di potong dan disebar dimana-mana, digantung, dipacung bahkan ada yang dimutilasi
Sebagian Orang Mengatakan banyak wanita hamil yang Menderita karena bayi mereka diambil dari kandungan dgn cara merobek perut para ibu hamil dengan sadis kemuadian mengubur anak mereka hidup-hidup.
Bagaimanakah Perjalanan Veebha, Pooja, Shafaq, Paras, Vin, Shaheer, dan Lavanya 

Membongkar Misteri dalam Terowongan Itu ??

Simakk Hanya di Sini

Part 1

Di sebuah Rumah sakit terbesar di Delhi terdapat sebuah Terowongan yang sangat Misterius dan tidak satupun ada Orang yang mengetahui apa isi sebenarnya dari Terowongan itu.
Orang-orang mengatakan itu adalah Terowongan Peninggalan bangsa belanda pada masa penjajahan untuk bersembunyi.
Tapi tidak satupun Orang yg berani masuk. Jalankan masuk Melihat Terowongan itu saja Orang selalu brpaling dan Merasa ketakutan.
Pada hari itu Pooja, Shafaq, Shaheer, Vin, Paras, dan Lavanya sedang Menjenguk Nenek Veebha yg sedang sakit dan kebetulan di rawat di rumah sakit itu.
Dia adalah satu-satu nya Kerabat Veebha sejak Kecil dia diurus Neneknya karena kedua orang Tua nya sudah Meninggal ketika dia masih berumur 3 tahun.
Veebha sangat Menyayangi Neneknya. Siang, Malam dia berjaga Menemani Neneknya
Paras :: Nenek kamu belum sadar juga Veebha ??
Veebha hanya Menggeleng kepala degan Pasrah dan Menoleh ke arah Nenek.a yang Masih terbaring Kritis.
Pooja :: Veebha, kamu nggak apa-apa kan ??
Veebha hanya diam dan Masih Melihat ke arah Nenek nya
Shafaq :: Veebha yang sabar yaa !!! aku yakin Nenek mu baik-baik aja dan kamu harus berdo’a demi ke sembuhan Nenek mu
Vin :: Ayoo Semangatt !!
Lavanya :: Alahhh Udehh tua juga.. Masihh aje direnungin !!!! Veebha Itu Nenek loo tinggal Inailahi.
Veebha Menatap tajam Lavanya
Veebha :: Diem kamu Mau aku Bergol tuhh Mulut 
Pooja :: apa sihh luu resekk amat bukannyaa kasih semangat !!
Lavanya :: Lahh Emang gue salahh ??
Veebha Brdiri menghampiri Lavanya....
TaakkKkkk
Sebuah Kaki Lepas Menghampiri bagian Utama Lavanya
Lavanya :: adohhhh !! " Memegang bagian Utama " Dassar Singa Daratt Luu
Mereka hanya tertawa Melihat kelakuan Lavanya
Lav :: Lahh,,,Lahh kOq gue jdi pngn Pipis....Vin anterin gue yUkk
Vin :: Ogahhh
Lav :: Rass
Paras :: Ogahhh
Trsisa Shaheer 
Lav :: Shah Plisss
Shah :: Iya-iya
Shah dan Lav Pergi ke kamar kecil dan Tiba-tiba terdengar suara tangisan bayi yg berasal dari pintu menembus Terowongan itu !!
Suara-suara Bayi dan Anak-anak kecil yang sedang bermain bagai ada kehidupan di balik Pintu itu.

Shaheer dan Lavanya Mndekati Pintu Itu DAN ???

-Bersambung-

Part 2


Veebha :: Woy kalian Ngpaiin ??
" Aaaaaaa !!!!!! "
Lav brteriakk layaknya suara wanita dan meloncat ke arah Shaheer karena kaget.
Krikkk...Krikk
Krikkk....Krikkk (Suara Jangkrik)
Shah dan Vee hanya bengong melihat kelakuan Lavanya
Lav :: Hehehe
Vee :: hahaha,,,kamu  ngapain disini ??
Lav :: Tau Nihh Shaheer
Shah :: Tadi gue denger suara di sini, Veebha !!!!
Vee :: kamu ngaco banget sih !!!!!
Shah :: kamu mah gitu,,,kamu nggak percaya sama aku
Vee :: Lagian Mana Mungkin ada suara di sana....Lahh tuhh Kamar udeh kosong kagak ada yang pakek
Lav :: Jadi nie kamar ??
Vee :: Kata dokter sihh gitu,,,Hati-hati  lohh tuu kamar keramatt (Ucap Veebha Menakut-nakuti)
Lav :: Kagakk takut gue
Krikkk Krikk
Veebha dan Shaheer menoleh ke arah Lavanya
Lavanya :: Itu kan tadi,, skarang aku udah berani
Veebha :: trserahh kamu dehh,,, buruan balikk
Mereka pergi meninggalkan Terowongan yang dikira adalah sebuah kamar yang kosong tak berpenghuni
Shaheer masih curiga dgn kamar itu dia masih bertanya-tanya dan penasaran isi dari kamar itu
Poo :: Vee kita udah mutusin kalo kita bakal Nginep malam ini di sini nemenin kamu
Vee :: makasih ya teman-teman 
Vin :: Yo'iii
Malam itu Cuaca sdang hujan petir dan gerumuh sesekali Merngagetkan Mreka Rumah sakit yang tua itu trlihat sperti rumah sakit Tua tak brpenghuni d.tambah bangunan yG sudah Mulai retak dan Lantai dipenuhi Lumut. Shaheer tidak bisa tidur karena terbayang degan suara-suara yang dia dengar dari terowongan itu dan dia memutuskan untuk prgi mencari tau isi Terowongan yang dia kira adalah kamar Kosong tak berpenghuni.
Paras :: Kemana kamu Heer ??
Shah :: aku ada urusan sebentar
Paras :: Mau aku temeniin ??
Shah :: nggak biar aku sndiri
Shaheer pergi Mendekati kamar itu..
Makin Dekattt,,,Makinn Dekatt
Sesekali Gemuruh Mengagetkan Shaheer tpi dia hanya Mengelus dada dengan Melangkahkan kakinya Mendekati terowongan itu
Suara Bayi dan Anak" sdang brmain trdengar lagi d.telinga Shaheer
-Bersambung-

Part 3

Shaheer Membuka Pintu yang di kiranya sebuah kamar kosong tak berpenghini itu.
Ketika di buka Shaheer terkejut melihat sebuah lorong panjang dengan tembok yang sudah retak dan lantai yang berlumut. Shaheer Melangkahkan kakinya Terlihat sebuah Kursi roda tua menghentikan Langkah kakinya.
Shaheer Memandang tajam Kursi Roda itu. Tiba-tiba Dia merasa ada sosok yang berdiri di sudut pintu di belakangnya.
Cucuran keringat mulai Membasahi wajah Shaheer. Saat itu suasana sepi dan Cuaca masih Hujan Gemuruh dengan kegelapan yang di terangi sebuah lampu senter yang dibawa Shaheer.
Saat itu kini mulai terasa hingga Bulu tangan dan Kaki Shaheer Mulai Merinding. Shaheer mencoba menolehkan kepalanya melihat sesuatu yang membuatnya merasa takut itu.
Terlihat seorang perempuan berambut panjang, wajah pucat, dengan goresan dan Darah memenuhi wajahnya, dengan pakaian putih dan Darah yang mengotori pakaiannya.
Ketika Shaheer hendak menoleh sehelai rambut yang turun dari atas menghentikan kepalanya.
Perlahan dia menggerakan kepalanya ke atas dengan rasa ragu dan takut.
" Aaaaaaaaaaaaa !!!!! " Shah berteriak kencang ketika Melihat kepala yang tergantung dengan darah yang bercucuran di lantai.
Kepala di temani jantung dan Seisi perut tanpa badan dengan rambut yang teracak dan wajah yang penuh darah, tangnnya yang keriput lecet dengan Luka.
Kepala itu tergantung tepat di wajah Shaheer. Perempuan dengan wajah pucat dan Mulut yang stengah robek deng gigi yang brtaring penuh darah membuat Shaheer makin ketakutan.
" Pergiii....Pergii kalian dari sini… aku tidak bermaksud Mengganggu kalian (Ucp Shaheer sambil menutup wajah)
-Bersambung-

Part 4

"Tuhan Tolonglah aku, Kuatkanlah aku" (Ucap Shaheer sambil Menutup Mata)
Kursi Roda yang tadinya diam kini Mulai bergerakk. Terlihat seorang perempuan Hamil yang tengah duduk Sambil Mengelus-elus perutnya.
Ketika Perempuan itu perlahan Menggerakan kepalanya ke arah Shaheer.
" Aaaaaaaaa !!!!! "
Shaheer Makin berteriakk Kencang. Melihat Wajah perempuan yang tak berkulit wajahnya penuh darah tanpa kulit yang melapisinya, Rambut yang teracak-acak.
Perempuan itu Menatap tajam Shaheer.
Tiba-tiba ia berdiri dan Perlahan Menggerakan tangannya ke Mulutnya lalu Merobek Mulutnya dengan tangannya sendiri hingga bercucuran darahhh yang Makin Menempel di wajahnya yang tak terlihat jelas karna tertutupi darah kental.
" Jangn dekatii aku… Pergii kau !! Tuhanku Lindungilah aku (Teriak Shaheer)
Perempuan itu Menjulurkan tangannya yang tak berkulit penuh darah kental yang di sukai lalat.
Tangnnya mengarah ke Leher Shaheer 
Dan
Tiba-tiba
" Shaheer " (Panggil Seorang wanita dari Luar )
" Tolong aku... Tolong siapapun di sana Tolonglah aku (Teriak Shaheer)
" Shaheer kau di mana ?? (Teriak Pooja)
" Pooja !! Aku di sini Poo...  Tolong aku…  (Teriak Shah)
Pooja Membuka ruangan tempat di mana Terowongan yang di masuki Shaheer.
" Shaheer apa kau di sini ?? (Ucp Poo perlahan Melangkah dalm kegelapan di Terowongan itu)
" Shah... Shaheer kau di mana Shah " Panggil Poo mulai merasa Khawatir dan takut karna keadaan masih hujan gerumuh dengn kegelapan di sekitanya.
Pooja Mulai Mencari Shaheer memasuki bagian Terowongan.
Karena gelapnya Poo Menggunakan hpnya Untuk menerangi sedikit Terowongan itu.
" Ruangn apa ini ?? Knp Gelapp skali ?? " (Heran Pooja)
Dubbraaakkkkk
Sesuatu Mengagetkan Poo
" Astafirullahhhh....Apa itu ?? Shah apa kau di sana ". Ucp Poo Sambil Menggigit jari
Terlihat Shaheer sudah tergeletak tak berdaya dengan doresan Luka di sekujur tubuhnya di lantai yang sangt kotor dan Hampa itu.

-Bersambung-

Part 4

Pooja terkejut melihat Shaheer sudah lemah tak berdaya.
"Shaheer Bangun !! Shaheer Ku Mohon Bangunlah !!" Sedu Pooja Sambil menggoyah goyahkan tubuh Shaheer yang sudah berlumuran darah.
"Pooja" Teriak Veebha dan teman-teman Menghampiri Pooja dan Shaheer
"Ada apa dengan Shaheer Poo?? Apa yg telah terjadi?? Ruangan apa ini sbenarnya??" Ucap Shafaq Degan Mengajukan Beberapa pertanyaan yang belum pasti diketahui Pooja.
" Entalahh.. saat aku sampai, ku lihat Shaheer sudah Lemah dan Tak Berdaya seperti Ini " Sahut Pooja.
Veebha Melihat Sekeliling Terowongan degan sinis dan tatapan tajam. Melihat Ruangan yang aneh dan Penuh Lumut itu Membuat Veebha penasaran.
"Terowongan apa sbenarnya ini" Batin Veebha Mengapa aku begitu tertarik melihat Ruangan ini??.
Veebha berdiri tegap dan Mulai Melangkah Menelusuri Terowongan itu.
"Veebha kamu dimana ??" Tanya Vin.
Veebha hanya diam dan tak merespon apa-apa dia hanya Fokus pada satu titik pada Ruangan-ruangan yang ada pada Terowongan itu.
"Huuhhh Bau Apa ini" Keluh Veebha
Tiba-tiba Mencium aroma tak sedap
Begitu Pula degan Paras, Lavanya, Pooja, Shafaq, dan Vin mencium bau busuk yang sama
"Kelihatannya Baunya berasal dari Ruangan itu" Ucap Veebha.
Veebha dan Teman-teman Mendekati Ruangan itu Perlahan dia membuka Pintu dan Tiba-tiba Veebha Menyucurkan air mata Melihat Seorang Nenek yang tergantung lemas degan rambut yg acak-acakan dan Bacokan di Sekujur tubuhnya di kelilingi Lalat dan Ulat-ulat yang Menempel pada badannya. Kepala Nenek tersebut di letakan di atas Kloset yg tidak tertutup sedangkan Badannya di gantung. Bola Matanya keluar degan Mulut yang robek dipenuhi darahh kasar yang cukup Busukk.
Melihat keadaan Nenek itu, air Mata Veebha jatuh bercucuran.
"Vee apa yang kau Lihat ??" Tanya Paras
Veebha hanya Tersenym kecil Menoleh ke arah Paras.
Kemudian dia Melihat ke arah Ruangan itu tapi apa yang terjadi
Tiba-tiba sajaa Maya itu Menghilang
Dan Membuat Veebha kaget
"Kemna Mayat itu ?? Apa Tadi aku salah Liat?? Ahh tidak Mungkin Jelas" aku Melihatnya !!!" Bingung Vee
Vee Hanya Menghelang nafas Panjang.

-Bersambung-

NB: No coment? No next!!